Strategi STP Dalam Pemasaran Produk

Shares

Apabila kita berbicara tentang pemasaran maka banyak sekali strategi-strategi yang bisa diterapkan dalam bisnis. Strategi pemasaran mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks dapat kita temui dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Pada kali ini, ALazyBusiness akan menjelaskan secara sederhana strategi STP, strategi sederhana yang sangat berguna dalam bisnis kita.

Strategi STP dapat dikolaborasikan dengan strategi 4P yang sebelumnya pernah dibahas oleh ALazyBusiness (klik ini). STP merupakan singkatan dari segmentation, targeting dan positioning. Penjelasan STP dijabarkan sebagai berikut :

 

1. Segmentation 
Hasil gambar untuk segmentation
Source : Personneltoday.com

Proses memisahkan pasar ke dalam beberapa kelompok yang memiliki karateristik yang sama / mirip.

Proses segmentation biasanya dibagi dalam beberapa dimensi seperti :

1.1 Geographic Segmentation
Segmentasi berdasarkan kondisi geografis (area), contoh : wilayah, kota, negara.

1.2 Demographic Segmentation
Segmentasi berdasarkan kondisi umur, penghasilan dan tingkat pendidikan.

1.3 Psyschographic Segmentation
Segmentasi berdasarkan gaya hidup, nilai-nilai kehidupan, kebiasaan dan minat.

1.4 Benefit Segmentation
Segmentasi berdasarkan keuntungan dari produk yang diperoleh, contoh : memproduksi mobil mewah yang memiliki sejumlah fitur-fitur yang disukai oleh kalangan menengah atas.

1.5 Volume Segmentation
Segmentasi berdasarkan jumlah penggunaan, contoh : pelanggan yang melakukan pesanan berulang kali.

 

Contoh Segmentasi :

Pabrik tas Bobo melakukan segmentasi untuk produk tas dan diperoleh :

– Tas berdasarkan penggunaan : sekolah, kerja, jalan-jalan
– Tas berdasarkan kelompok umur : pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran

 

2. Targeting
Hasil gambar untuk targeting
Source : matchtoday.com

Pemilihan kelompok (diperoleh dari proses segmentation) yang ingin diincar oleh perusahaan / bisnis kita.

Pada proses ini, kita seleksi segmentasi yang telah kita peroleh untuk kita pilih dan berbisnis di kelompok tersebut. Targeting dapat kita bagi lagi menjadi 2 model, yaitu

2.1 Niche Marketing
Proses pemilihan target yang kecil tetapi memiliki pasar yang menguntungkan / profitable.

2.2 Mass Marketing
Proses pemilihan target yang luas dengan mengembangkan produk dan promosi besar-besaran kepada kelompok orang yang sangat besar.

 

Contoh Targeting :

Pabrik tas Bobo memutuskan untuk memproduksi tas khusus untuk pelajar mulai dari TK hingga SMA. 

 

3. Positioning 
Hasil gambar untuk positioning
Source : Aptusmarketing.com

Positioning adalah upaya perusahaan untuk menciptakan pengalaman dan kesan yang baik kepada pelanggan terhadap produk yang dibuat.

Positioning dengan kata lain upaya kita supaya produk kita dapat dikenal oleh masyarakat luas, sesuai dengan target masyarakat yang telah kita tentukan. Positioning yang baik akan tercipta ketika kita memiliki merek dan pemasaran yang baik sehingga image produk kita dapat diingat oleh konsumen.

 

Contoh Positioning :

Pabrik tas Bobo memilih nama “Your School Bag” sebagai merek tas yang mereka produksi. Selain itu, pabrik tas Bobo juga langsung memperkenalkan tas bermerek “Your School Bag” dengan cara memasang iklan di koran, di media sosial dan di radio. 

 

Bagaimana? Sudah mulai mengerti tentang strategi STP sebagai pemasaran produk kalian? Apabila teman-teman masih ada yang belum dimengerti, teman-teman bisa langsung menghubungi ALazyBusiness melalui social media ALazyBusiness (tertera di bawah) yang ada ya!

 

ALazy Business, Media for Entrepreneurs

“too lazy to do business”

Website     : www.alazybusiness.com

Instagram : @alazybusiness

Twitter       : @alazybusiness

“Media for Entrepreneur”

ALazyBusiness

"Media for Entrepreneur"

One thought on “Strategi STP Dalam Pemasaran Produk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares